Universitas Sriwijaya (Unsri) adalah perguruan tinggi negeri di Inderalaya,Ogan Ilir, Indonesia, yang berdiri pada 29 Oktober 1960. Rektor pada tahun 2011-2015 adalah Prof. DR. Hj. Badia Perizade, MBA.
Ide untuk memiliki sebuah perguruan tinggi di Sumatera Selatan telah
ada sejak awal tahun 1950-an, yang dicetuskan dalam suatu kesempatan
resepsi perayaan hari Kemerdekaan tanggal 17 Agustus 1952. Diprakarsai
oleh beberapa orang pemuka masyarakat, menjelma menjadi kesepakatan
untuk membentuk "Panitia Fakultet Sumatera Selatan". Menjelang akhir
Agustus 1952, dengan berbagai pertimbangan, ditetapkan bahwa yang
pertama akan didirikan adalah fakultas ekonomi. Untuk itu dibentuklah
"Panitia Fakultet Ekonomi Sumatera Selatan" yang dikelola oleh suatu
yayasan yang didirikan pada tanggal 1 April 1953 dengan nama "Yayasan
Perguruan Tinggi Sjakhjakirti".
Pembukaan Fakultet Ekonomi secara resmi di bawah Yayasan Perguruan
Tinggi Sjakhjakirti ini dilakukan pada tanggal 31 Oktober 1953 dalam
suatu acara yang dihadiri oleh Mr. Hadi, Sekretaris Jenderal Kementrian
Pendidikan Pengajaran dan Kebudayaan (PPK), Drg. M. Isa (Gubernur
Sumatera Selatan), Bambang Utoyo (Panglima TT II Sriwijaya) dan Ali
Gathmyr (Ketua DPRD Sumatera Selatan).
Upaya melengkapi perguruan tinggi di Sumsel dilanjutkan oleh Yayasan
Perguruan Tinggi Sjakhjakirti dengan membentuk Panitia Penyelenggaraan
Fakultas Hukum. Pada tanggal 1 November 1957, bertepatan dengan perayaan
Dies Natalis IV Fakultas Ekonomi, diresmikanlah fakultas tersebut
dengan nama 'Fakultas Hukum dan Pengetahuan Masyarakat".
Pengembangan kemudian dilanjutkan dengan bantuan Penguasa Militer
Teritorial II Sriwijaya yang memberikan bantuan keuangan unuk mendirikan
gedung permanen Yayasan Perguruan Tinggi Sjakhjakirti di Bukit Besar
(kini Kampus Unsri Bukit). Upacara peletakan batu pertamanya dilakukan
pada tanggal 31 Oktober 1957.
Upaya selanjutnya adalah penegerian perguruan tinggi yang sudah ada
tersebut. Dengan perjuangan gigih tokoh masyarakat Sumsel ketika itu,
antara lain Kolonel Harun Sohar (Panglima selaku Ketua Paperda TT II/
Sriwijaya) dan H.A. Bastari
(Gubernur), hambatan yang masih ada untuk berdirinya universitas negeri
di Palembang dapat diatasi. Delegasi yang dikirim ke Jakarta bulan
Desember 1959 menemui Menteri PPK (Mr. Moh Yamin) berhasil memperoleh
jaminan kesediaan pemerintah untuk mengambil alih Perguruan tinggi
Sjakhjakirti menjadi suatu universitas negeri. Dengan Peraturan
Pemerintah No. 42 Tahun 1960 tanggal 29 Oktober 1960 (Lambaran Negara
Tahun 1960 No. 135) akhirnya berdirilah Universitas Sriwijaya yang
peresmiannya dilakukan pada tanggal 3 November 1960 dalam upacara
penandatanganan piagam pendirian oleh Presiden Sukarno dengan disaksikan
oleh Menteri PPK (Mr. Priyono) dan beberapa Duta Besar negara sahabat.
Sebagai Presiden Universitas yang pertama diangkat Drg. M. Isa yang
diangkat dengan Keputusan Presiden No. 696/M tahun 1960 tanggal 29
Okober 1960.
Untuk memenuhi tuntutan perkembangan, Unsri kemudian merencanakan
penambahan kampus, di luar Bukit Besar yang sudah ada, dengan
membebaskan tanah seluas 712 hektar, di Indealaya, Kabupaten Ogan
Komering Ilir (Sekarang Ogan Ilir-OI), pada tahun 1982. Pembangunan
kampus baru ini dimulai pada tahun 1983 dengan bantuan dana Asian
Development Bank (ADB), yang secara fisik baru dimulai pada tahun 1989
dan berakhir pada tanggal 31 Desember 1993. Gubernur Sumatera Selatan H
Ramli Hasan Basri memberikan kuliah perdana menandai awal kegiatan
akademik di kampus baru Inderalaya ini pada tanggal 1 September 1993.
Pemanfaatan sepenuhnya fasilitas di Kampus Inderalaya dilaksanakan
dengan Keputusan Rektor pada bulan Januari 1995 dimana ditetapkan bahwa
terhitung sejak tanggal 1 Februari 1995 semua kegiatan administrasi dan
sebagian besar kegiatan akademik diselenggarakan di Kampus Inderalaya.
Peresmian Kampus Unsri Indralaya yang sesungguhnya baru dilaksanakan
pada tanggal 6 Maret 1997 oleh Presiden Soeharto.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar