BAB II
SEJARAH PERKEMBANGAN
LINUX
II.a.
Awal
perkembangan
Di
awal tahun 90an, Linux Torvalds – seorang mahasiswa di University of Helsinki,
Finlandia – bermaksud membuat kernel Unix untuk komputer personal / PC. Kernel
(inti suatu sistem operasi) ini kemudian diberi nama Linux. Pada saat yang
bersamaan, Richard Stallman dan rekan-rekannya di Free Software Foundation
sedang menulis sekumpulan program bantu untuk Unix yang kemudian dikenal
sebagai GNU Project. Kedua pihak ini kemudian bergabung sehingga terbentuklah
GNU/Linux yang merupakan suatu sistem operasi lengkap dengan aplikasi dan
program bantu didalamnya.
GNU/Linux
atau yang oleh kebanyakan penggunanya disebut dengan nama Linux, tersebar cepat
beritanya melalui Internet (saat ini merupakan awal kemunculan Internet). Dan
kemudian banyak programmer Unix yang bergabung untuk menghasilkan Linux yang
lebih baik. Jadi apa yang sekarang kita kenal dengan nama Linux ini adalah kombinasi dari
kernel Linus Torvald, berbagai perangkat lunak dari GNU Project, dan juga
program-program lainnya yang dikembangkan oleh banyak programmer dari seluruh
penjuru dunia.
Linux
pertama yang dipublikasikan adalah versi 0.01, pada tanggal 14 Maret, 1991.
Sistem berkas yang didukung hanya sistem berkas Minix - kernel pertama dibuat
berdasarkan kerangka Minix. Tetapi, kernel tersebut sudah mengimplementasi
prosesUNIX secara tepat. Tanggal 14 Maret, 1994, versi yang merupakan tonggak
sejarah Linux yaitu versi 1.0 keluar. Rilis ini adalah kulminasi dari tiga
tahun perkembangan yang cepat dari kernel Linux. Dukungan perangkat keras telah
berkembang termasuk diantaranya floppy-disk, CD-ROM, sound card, berbagai
mouse, dan keyboard internasional. Dukungan buat modul kernelyang dynamically
loadable dan unloadable juga diberikan. Satu tahun setelah dirilis versi 1.0,
kernel 1.2 keluar. Kernel versi 1.2 mendukung variasi perangkat kerasyang lebih
luas. Akhirnya pada bulan Juni 1996, Linux 2.0 dirilis. Versi 2.0 memiliki dua
kemampuan baru yang penting, yaitu: dukungan terhadap multiple architectures
dan multiprocessor architectures. Kode untuk manajemen memori telah diperbaiki
sehingga performa sistem berkas dan memori virtual meningkat. Untuk pertama
kalinya, file system caching dikembangkan ke networked file systems, writable
memory mapped regions juga sudah didukung.
II.b.
Keunggulan
dibanding sistem operasi lain
1.
Linux merupakan sistem operasi bebas dan
terbuka (open source). Sehingga tidak perlu biaya lisensi untuk membeli atau
menggunakan Linux, gratis.
2.
Linux mudah digunakan karena Distro
linux sudah mendukung GUI ( graphic user interface) dan juga user friendly.
3.
Hampir semua aplikasi yang terdapat di
Windows, telah terdapat alternatifnya di Linux karena banyak
komunitas-komunitas pengembangnya, semisal sourceforge.net. , atau bila
terpaksa kita bisa menjalankan software untuk Windows di Linux dengan bantuan
emulator seperti Wine sehingga file .exe dan .msi dapat dijalankan.
4.
Keamanan lebih tangguh, karena proteksi
password yang kuat.
5.
Linux relatif stabil. Linux dapat di
install di spek hardware yang rendah. Perangkat keras yang lama dapat
dijalankan dengan baik di Linux.
6.
Linux mempunyai kompatibilitas ke
belakang yang lebih baik (better backward-compatibilty). Perangkat keras yang
telah berusia lama, masih sangat berguna dan dapat dijalankan dengan baik di
atas Linux. Selain itu, tidak pernah ditemui dokumen-dokumen yang lebih baru
tidak dapat dibaca pada Linux versi yang lebih lama. Pada Windows, kita seakan
dituntut untuk terus mengikuti perkembangan perangkat keras, seperti kasus file
.docx (Word 2007-2010) yang tidak bisa dibuka dengan Microsoft Word 2003 atau
versi dibawahnya.
7.
Dukungan komunitas yang beragam dan
menyebar di seluruh dunia.
8.
Linux selain gratis untuk digunakan,
gratis pula untuk dimodifikasi dan didistribusikan ulang. Bahkan kita dapat
mengembangkan distro kita sendiri.
9.
Beragam pilihan. Hal ini bisa menjadi
kelebihan maupun kekurangan. Banyak distro bermunculan, contoh yang populer
seperti Ubuntu, Debian, RedHat, openSuSe, Fedora, Mandriva (Mandrake),
dsb. Keanekaragaman ini memberi kita banyak pilihan sesuai dengan kebutuhan
masing-masing, namun di satu sisi hal ini juga akan membingungkan calon
pengguna Linux. Lihat chart distribusi Linux di http://distrowatch.com
untuk mengetahui rangking distro-distro Linux.
10.
Linux membutuhkan resource yang lebih
kecil dari Windows, sehingga cocok untuk komputer dengan spesifikasi minimal.
Selain itu hampir semua distro populer menyediakan versi 32 bit maupun 64 bit.
11.
Linux dapat berjalan dalam dua mode,
modus teks dan modus GUI namun pada umumnya modus teks (terminal) ini lah yang
menjadi kekuatan Linux. Modus GUI sendiri memiliki banyak pilhan desktop
environment-nya seperti KDE, Gnome, BlackBox, XFCE.
12.
Pada waktu instalasi driver-driver sudah
auto detek/dapat di kenali di kernel Linux.
13.
Anda tidak perlu membeli Linux OS dan
mengeluarkan Uang yang mahal untuk membeli CD Windows yang Origina.
14.
Lebih dari 80% dari atas 500
supercomputers di dunia menjalankan Linux.
15.
Anda tidak menderita vendor lock-in
dengan Linux.
16.
Anda telah membantu mengurangi
Pembajakan Software dan tidak perlu membeli Licensi Key/ Keygen.
17.
Linux OS dapat menjalankan distribusi
yang sama persis pada sistem 32-bit, 64-bit sistem sedangkan Windows Bajakan
yang sering digunakan di Indonesia adalah Windows 32 Bit.
18.
Komunitas linux adalah orang yang
berlimpah dengan keinginan untuk saling membantu memecahkan masalah apapun
pengalaman serta berbagi tips dan ide untuk kreativitas.
19.
Linux dapat membaca dengan baik lebih
dari seratus berbagai jenis file system.
20.
Tidak ada 1 Sistem Operasipun yang bisa
meng-klaim terbebas dari serangan Virus maupun Trojan termasuk Linux.Tapi
setidaknya Linux tetap lebih aman karena Linux merupakan Open source dan masih
sedikitnya orang yang mengetahui tentang Scripting pembuatan Virus di
Linux..hehe
21.
Linux dapat dijalankan dari CD tanpa
harus mempengaruhi apa yang sudah di hard disk dari komputer.
22.
Perangkat lunak open source menawarkan
versi yang lebih baik dari Microsoft Office SharePoint Server dari Microsoft.
23.
Linux sangat kuat bahasa scripting yang
memberikan kekuatan besar untuk sistem administrator.
24.
An out-of-the-box sistem Linux dapat
digunakan untuk yang jauh lebih besar dari berbagai kepentingan yang out-of-the-box
sistem Windows. Anda akan mail server, web server, database server, dan
file-print server, intranet server, remote akses server, VPN server, server FTP
– apapun yang Anda inginkan.
25.
Linux adalah bebas didownload dari
Internet.
26.
Linux adalah sebuah sistem multi-user .
Anda dapat memiliki banyak ratusan semua pengguna Linux yang bekerja di salah
satu sistem. Sedangkan Windows Terminal Services menawarkan tapi tidak standar,
dan ada yang ekstra lisensi per pengguna.
27.
Anda dapat membuat sendiri distro Linux
jika Anda inginkan. Bayangkan “MyLinux” atau “Nama Anda Linux” untuk diberikan
kepada semua teman dan keluarga Anda.
28.
Pada Linux Anda mendapatkan khusus suite
yang berisikan pendidikan dan permainan. Windows versi ini tidak dikembangkan,
dan harus membeli Licensi.
29.
Anda tidak Perlu takut Untuk di Sweeping
atau di Razia Software karena Linux Free.
30.
Linux tidak akan mati karena open source
dan Free.
31.
Proyek honeypot menemukan bahwa sebuah
unpatched Linux server dapat lebih bertahan jika terkoneksi dengan Internet.sementara
patch Windows’ server akan bangkrut dalam waktu beberapa jam.Bahkan tanpa
patch, Linux masih lebih baik daripada Windows.
II.c.
Kelemahan
dibanding sistem operasi lain
·
Terlalu banyak pilihan
Distro
Ini
adalah salah satu kekurangan linux yang pertama,terutama bagi pengguna
baru.banyaknya distro yang mencapai ratusan membuat para pemula dilinux atau
orang yang ingin bermigrasi ke linux harus pusing memilih distro yang cocok
untuk keperluannya.banyaknya pilihan distro ini kalau mau dijabarkan lagi akan
makin kelihatan,misalnya masing masing ditro membuat manajemen paket yang
berbeda,paket yang berbeda,pengguna yang berbeda,tool administarasi yang
berbeda dan seterusnya.
·
Minimnya dukungan teknis
resmi
Linux
dikembangkan oleh komunitas,maka linux datang dengan dukungan komunitas,bagi
pengguna biasa,hal ini tentunya bukan masalah,namun bagaimana dengan pengguna
kantoran,perusahaan atau kantor pemerintah?ini merupakan masalah besar,karena
software di kalangan tersebut dipakai untuk produktifitas dan bahkan
diantaranya menangani sistem kritis,seperti perbankan. Seandainya ada dukungan
teknis pun biasanya cukup mahal,misal dukungan dari redhat ataupun suse.
·
Banyaknya istilah teknis.
Linux
merupakan salah satu keluarga sistem opeasi UNIX.oleh karenanya kebanyakan
pengguna adalah administrator jaringan atapun orang yang suka ngoprek
linux.Bagi kebanyakan pemakai komputer,linux penuh dengan istilah yang terkesan
rumit dan terlalu teknikal.dengan ini,orang cenderung menganggap linux begitu
susah untuk dipelajari.
·
Kurangnya dukungan dukungan
hardware.
Ini
juga salah satu kendala utama dari linux.Walaupun dukungan hardware di linux
makin hari makin baik,namun untuk device tertentu seperti wifi,dukungan linux
masih terbatas,begitu juga dengan hardware keluaran terbaru.biasanya tidak bisa
dijalankan dilinux.Seandainya bisapun,penggunaan hardware tersebut tidak
optimal karena umumnya hardware dikenali sebagai periferal generik.
·
Minimalnya aplikasi Killer.
Sedikti
sekali sofware dilinux yang sejajar kemampunanya dengan aplikasi sejenis diwindows,sebenarnya linux mempunyai begitu banyak aplikasi(silahkan cek
freshmeat.net atau sf.net) namun umumnya software yang dirilis masih berupa
alpha atau beta,RC,intinya bukan untuk keperluan produktif. sebagian dari
software free dilinux lebih banyak diisi oleh software untuk server dan
pengembangan software.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar